Senin, 12 September 2011
Teori atom mekanika kuantum berakar pada hipotesis yang dikemukakan oleh Prince Louis de Broglie (1924) dan Werner Heisenberg (1927).
Menurut Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti. Prinsip itu dikenal sebagai prinsip ketidakpastian Heisenberg .
Erwin Schrodinger (1926) , menemukan persamaan matematis untuk menentukan letak alektron. Prinsip itu dikenal dengan mekanika kuantum.
Sumber: buku paket "Tiga Serangkai. Theory and Aplication of Chemistry"
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar