Selasa, 13 September 2011
Pada tahun 1924, Louis de Broigle mengemukakan bahwa elektron bergerak dengan melakukan gerak gelombang. Kemudian, Model Atom Mekanika Kuantum di kembangkan oleh Werner Heisenberg dan Erwin Schrodinger.
Lihat tabel berikut ini
No | Model Atom Bohr | Model Atom Mekanika Kuantum |
1 | Elektron bergerak dalam lintasannya yang berbentuk lingkaran | Electron bergerak dalam orbital dengan melakukan gerak gelombang |
2 | Electron mengitari inti atom pada lintasan (kulit) dengan tingkat energi tertentu | Electron mengitari inti atom pada orbital yang membentuk kulit |
3 | Posisi sebuah electron yang bergerak mengelilingi inti atom dapat ditentukan | Posisi sebuah electron yang bergerak mengelilingi inti atom tidak dapat ditentukan |
Bagaimanakah struktur atomnya?
Untuk lebih mengetahui strukturnya, kita harus mengetahui istilah yang disebut dengan “bilangan kuantum”.
Ada empat jenis bilangan kuantum, yaitu;
1.
Bilangan Kuantum Utama (n)
2. Bilangan Kuantum Azimuth (l)
3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)
4. Bilangan Kuantum Spin (s)
Bilangan Kuantum Utama (n)
Adalah bilangan yang menyatakan tingkat energi atau kulit electron berada
Nomor Kulit | Kulit | Jumlah elektron max (2n)2 |
(n=1) | K | 2(1)2 = 2 |
(n=2) | L | 2(2)2 = 8 |
(n=3) | M | 2(3)2 = 18 |
(n=4) | N | 2(4)2 = 32 |
Bilangan Kuantum Azimuth (l)
Bilangan yang menyatakan letak suatu subkulit
No Kulit | Kulit | Nilai Subkulit | Subkulit |
(n=1) | K | 0 | s |
(n=2) | L | 0, 1 | p |
(n=3) | M | 0, 1 ,2 | d |
(n=4) | N | 0, 1, 2, 3 | f |
Subkulit | Jumlah Orbital |
s | 1 |
p | 3 |
d | 5 |
f | 7 |
Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Bilangan yang menyatakan letak suatu orbital itu berada
Subkulit | Nilai (m) |
s | 0 |
p | -1,0,+1 |
d | -2,-1, 0, +1, +2 |
f | -3, -2,-1, 0 +1, +2, +3 |
Contoh :
Tentukan keempat bilangan kuantum dari unsur Na & Fe (Z Na = 11, Z Fe = 26)
· 11Na : 1s2 2s2 2p6 3s1
3s1 : n = 3, l = 0, m = 0, s = + 1/2
· 26Fe : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6
3d6 : n = 3, l = 2, m = -2, s = - 1/2
all about chemistry, by.arman
Senin, 12 September 2011
Teori atom mekanika kuantum berakar pada hipotesis yang dikemukakan oleh Prince Louis de Broglie (1924) dan Werner Heisenberg (1927).
Menurut Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti. Prinsip itu dikenal sebagai prinsip ketidakpastian Heisenberg .
Erwin Schrodinger (1926) , menemukan persamaan matematis untuk menentukan letak alektron. Prinsip itu dikenal dengan mekanika kuantum.
Sumber: buku paket "Tiga Serangkai. Theory and Aplication of Chemistry"
;;
Subscribe to:
Komentar (Atom)




